Kamar Operasi

Panduan modul kamar operasi meliputi penjadwalan operasi, WHO Surgical Safety Checklist (3 fase), dan pencatatan laporan operasi.

Penjadwalan Operasi

Buat Jadwal Operasi

Dokter spesialis membuat permintaan operasi dari encounter. Isi: jenis operasi, diagnosis pre-operasi, tipe anestesi (GA/RA/LA), estimasi durasi, dan tim operasi (operator, asisten, anestesiolog, perawat instrumen).

Pilih Kamar & Jadwal

Pilih kamar operasi dan slot waktu yang tersedia. Kalender kamar operasi menampilkan ketersediaan per kamar. Untuk operasi CITO, pilih slot Emergency.

Persiapan Pre-Operasi

Perawat memastikan checklist pre-operasi: informed consent, puasa, lab pre-op (DL, PT/APTT, GDS), rontgen thorax, konsul anestesi, dan persiapan darah jika diperlukan.

WHO Surgical Safety Checklist

Checklist keselamatan operasi WHO wajib dilaksanakan dalam 3 fase untuk setiap tindakan operasi.

WHO Surgical Safety Checklist
FaseWaktuItem Pemeriksaan
Sign In Sebelum induksi anestesi - Identitas pasien dikonfirmasi
- Sisi operasi ditandai (site marking)
- Persetujuan anestesi dan operasi
- Pulse oximeter terpasang
- Riwayat alergi dikonfirmasi
- Risiko aspirasi/kesulitan jalan napas
- Risiko kehilangan darah >500ml
Time Out Sebelum insisi kulit - Seluruh tim memperkenalkan diri
- Konfirmasi: nama pasien, prosedur, sisi operasi
- Antibiotik profilaksis diberikan
- Antisipasi kejadian kritis
- Imaging dipasang (jika relevan)
Sign Out Sebelum pasien keluar kamar operasi - Nama prosedur dikonfirmasi
- Hitungan instrumen, kasa, jarum lengkap
- Spesimen diberi label
- Masalah peralatan dicatat
- Rencana pemulihan dan perawatan
Penting: Ketiga fase checklist wajib dilengkapi secara digital sebelum laporan operasi dapat diselesaikan. Sistem tidak mengizinkan penutupan operasi jika ada item checklist yang belum dicentang.

Laporan Operasi (Operative Notes)

Isi Laporan Operasi

Setelah operasi selesai, dokter operator mengisi laporan operasi meliputi: diagnosis pre dan post operasi, prosedur yang dilakukan (kode ICD-9-CM), temuan intra-operasi, komplikasi (jika ada), estimasi perdarahan, dan instruksi post-operasi.

Catatan Anestesi

Anestesiolog mencatat: jenis anestesi, obat yang diberikan, monitoring intra-operasi (TD, nadi, SpO2, EtCO2), total cairan masuk/keluar, dan skor pemulihan (Aldrete score).

Tanda Tangan Digital

Operator, asisten, dan anestesiolog menandatangani laporan secara digital. Setelah ditandatangani, laporan terkunci dan otomatis ter-link ke encounter pasien.

Tips: Jadwal operasi dapat dilihat dalam tampilan kalender harian/mingguan. Gunakan filter per kamar operasi atau per dokter untuk mempermudah pencarian.