Instalasi Gawat Darurat (IGD)

Panduan modul IGD untuk mengelola pasien darurat meliputi triage 5 level, alur penanganan emergensi, dan emergency board.

Level Triage

Sistem triage menggunakan 5 level berdasarkan tingkat kegawatdaruratan pasien.

Level Triage IGD
LevelKategoriWarnaWaktu ResponContoh Kasus
1ResusitasiMerahSegera (0 menit)Henti jantung, syok, gagal napas
2EmergensiOranye≤ 10 menitNyeri dada akut, stroke, trauma berat
3UrgenKuning≤ 30 menitFraktur, nyeri abdomen akut, asma sedang
4Semi-UrgenHijau≤ 60 menitLuka ringan, demam, infeksi ringan
5Non-UrgenBiru≤ 120 menitKeluhan kronik stabil, kontrol rutin

Alur Penanganan IGD

Registrasi & Triage

Pasien datang ke IGD, perawat triage melakukan penilaian awal: keluhan utama, tanda vital, level kesadaran (GCS), dan menentukan level triage. Registrasi singkat dilakukan (bisa dilengkapi kemudian).

Buat Encounter IGD

Sistem membuat encounter IGD dengan tipe Emergency. Nomor antrian IGD (E-XXX) diberikan sesuai level triage. Level 1-2 langsung masuk ke area resusitasi.

Pemeriksaan & Tindakan

Dokter jaga IGD memeriksa pasien, melakukan tindakan darurat, dan mencatat rekam medis (SOAP). Order lab dan radiologi CITO dapat dilakukan langsung.

Disposisi Pasien

Setelah penanganan awal, dokter menentukan disposisi: Pulang, Rawat Inap, Rujuk, Observasi, atau DOA/Meninggal.

Emergency Board

Emergency Board menampilkan status seluruh pasien IGD secara real-time, mirip dengan bed board rawat inap.

[ Screenshot: Emergency Board ]

Emergency Board - IGD RS OnePlatform

Triage 1 - Bed E1

Tn. Ahmad (55th)

STEMI - Resusitasi

Triage 2 - Bed E3

Ny. Sari (42th)

Stroke - Menunggu CT

Triage 3 - Bed E5

An. Budi (8th)

Fraktur Radius - Menunggu Rontgen

Triage 4 - Bed E7

Nn. Dewi (25th)

Luka Robek - Hecting

Penting: Pasien IGD dengan triage level 1-2 harus segera ditangani tanpa menunggu kelengkapan administrasi. Data registrasi dapat dilengkapi oleh keluarga atau petugas setelah pasien stabil.