Farmasi

Panduan lengkap modul farmasi rumah sakit meliputi alur e-resep, antrian farmasi, dispensing obat, manajemen stok, dan peringatan kedaluwarsa.

Alur E-Resep

E-Resep menghilangkan kebutuhan resep kertas. Resep dari dokter langsung masuk ke sistem farmasi.

1
Dokter
Menulis Resep
→
2
Masuk Antrian
Farmasi
→
3
Verifikasi
Apoteker
→
4
Dispensing
Obat
→
5
Penyerahan
ke Pasien

Penulisan E-Resep (Dokter)

Buka Tab Resep di Encounter

Dari halaman encounter, klik tab Resep. Form penulisan resep akan muncul dengan autocomplete obat.

Pilih Obat dan Dosis

Ketik nama obat atau nama generik. Sistem menampilkan daftar obat yang tersedia beserta stok. Isi dosis, frekuensi (misal: 3x1), jumlah, dan aturan pakai. Sistem akan memvalidasi interaksi obat dan alergi pasien secara otomatis.

Kirim ke Farmasi

Klik Kirim Resep. Resep langsung masuk ke antrian farmasi. Apoteker mendapat notifikasi resep baru.

Dispensing Obat (Apoteker)

Terima & Verifikasi Resep

Buka menu Farmasi > Antrian Resep. Review setiap item resep: kebenaran obat, dosis, interaksi, dan ketersediaan stok. Jika ada masalah, hubungi dokter penulis resep.

Siapkan Obat

Siapkan obat sesuai resep. Untuk obat racikan, catat komposisi dan proses peracikan. Beri label etiket berisi nama pasien, nama obat, dosis, dan aturan pakai.

Dispensing & Penyerahan

Klik Dispense untuk mencatat obat telah disiapkan. Stok otomatis berkurang. Serahkan obat ke pasien disertai informasi obat (KIE). Klik Selesai untuk menutup antrian.

Manajemen Stok Obat

Stok Real-Time

Pantau stok obat secara real-time. Stok otomatis berkurang saat dispensing dan bertambah saat penerimaan dari gudang.

Peringatan Stok Minimum

Sistem mengirim peringatan ketika stok obat di bawah batas minimum yang ditentukan. Batas minimum dapat diatur per item obat.

Peringatan Kedaluwarsa

Dashboard farmasi menampilkan obat yang akan kedaluwarsa dalam 3 bulan ke depan. Obat kedaluwarsa otomatis diblokir dari dispensing.

Laporan Stok

Laporan stok harian, mutasi stok, kartu stok per item, dan rekap pemakaian obat per periode.

Penting: Sistem secara otomatis memeriksa alergi pasien saat dokter menulis resep. Jika obat yang diresepkan termasuk dalam daftar alergi pasien, akan muncul peringatan merah yang harus dikonfirmasi sebelum resep dapat dikirim.