Panduan lengkap modul farmasi rumah sakit meliputi alur e-resep, antrian farmasi, dispensing obat, manajemen stok, dan peringatan kedaluwarsa.
E-Resep menghilangkan kebutuhan resep kertas. Resep dari dokter langsung masuk ke sistem farmasi.
Dari halaman encounter, klik tab Resep. Form penulisan resep akan muncul dengan autocomplete obat.
Ketik nama obat atau nama generik. Sistem menampilkan daftar obat yang tersedia beserta stok. Isi dosis, frekuensi (misal: 3x1), jumlah, dan aturan pakai. Sistem akan memvalidasi interaksi obat dan alergi pasien secara otomatis.
Klik Kirim Resep. Resep langsung masuk ke antrian farmasi. Apoteker mendapat notifikasi resep baru.
Buka menu Farmasi > Antrian Resep. Review setiap item resep: kebenaran obat, dosis, interaksi, dan ketersediaan stok. Jika ada masalah, hubungi dokter penulis resep.
Siapkan obat sesuai resep. Untuk obat racikan, catat komposisi dan proses peracikan. Beri label etiket berisi nama pasien, nama obat, dosis, dan aturan pakai.
Klik Dispense untuk mencatat obat telah disiapkan. Stok otomatis berkurang. Serahkan obat ke pasien disertai informasi obat (KIE). Klik Selesai untuk menutup antrian.
Pantau stok obat secara real-time. Stok otomatis berkurang saat dispensing dan bertambah saat penerimaan dari gudang.
Sistem mengirim peringatan ketika stok obat di bawah batas minimum yang ditentukan. Batas minimum dapat diatur per item obat.
Dashboard farmasi menampilkan obat yang akan kedaluwarsa dalam 3 bulan ke depan. Obat kedaluwarsa otomatis diblokir dari dispensing.
Laporan stok harian, mutasi stok, kartu stok per item, dan rekap pemakaian obat per periode.