Konfigurasi format penomoran dokumen, pengaturan persetujuan, dan preferensi lainnya untuk modul Purchasing.
Pengaturan Penomoran Dokumen
Atur format penomoran otomatis untuk setiap jenis dokumen dalam modul Purchasing. Nomor akan di-generate secara otomatis berdasarkan format yang dikonfigurasi.
Purchasing > Pengaturan > Penomoran
Format Penomoran Dokumen
Permintaan Pembelian (PR)
Contoh:PR-2026-0089
Purchase Order (PO)
Contoh:PO-2026-0156
Penerimaan Barang (GR)
Contoh:GR-2026-0078
Faktur Pembelian
Contoh:INV-P-2026-0045
Retur Pembelian
Contoh:RTR-2026-0012
Uang Muka
Contoh:DP-2026-0015
Panduan Format Penomoran
Komponen
Keterangan
Contoh
Prefix
Kode singkat yang mengidentifikasi jenis dokumen. Dapat diubah sesuai kebutuhan perusahaan.
PR, PO, GR, INV-P, RTR, DP
Separator
Pemisah antara komponen, secara default menggunakan tanda hubung (-)
- (dash)
Format Tahun
Format tahun yang digunakan. YYYY untuk 4 digit, YY untuk 2 digit.
2026 atau 26
Nomor Urut
Nomor urut yang bertambah otomatis. Direset setiap awal tahun. Pilih jumlah digit sesuai estimasi volume transaksi.
0001, 00001
Pengaturan Persetujuan
Konfigurasi aturan persetujuan untuk dokumen pembelian berdasarkan nilai transaksi.
Purchasing > Pengaturan > Persetujuan
Level Persetujuan Berdasarkan Nilai
Level
Nilai Minimum
Nilai Maksimum
Penyetuju
Aksi
Level 1
Rp 0
Rp 10.000.000
Supervisor Purchasing
Edit
Level 2
Rp 10.000.001
Rp 50.000.000
Manager Purchasing
Edit
Level 3
Rp 50.000.001
Rp 200.000.000
Direktur Operasional
Edit
Level 4
Rp 200.000.001
Tidak terbatas
Direktur Utama
Edit
Pengaturan Umum
Purchasing > Pengaturan > Umum
Opsi Tambahan
Perhatian: Perubahan pada format penomoran hanya akan berlaku untuk dokumen baru. Dokumen yang sudah ada tidak akan terpengaruh. Pastikan untuk mengkomunikasikan perubahan format ke semua pengguna terkait.
Penting: Hanya pengguna dengan role Administrator atau Manager Purchasing yang dapat mengubah pengaturan ini. Setiap perubahan pengaturan dicatat dalam audit log.
Tips: Konfigurasi level persetujuan sesuai dengan struktur organisasi dan kebijakan perusahaan Anda. Semakin tinggi nilai transaksi, semakin tinggi level persetujuan yang diperlukan.