Manajemen Gudang

Kelola lokasi penyimpanan barang termasuk gudang pusat, gudang cabang, dan toko dengan pengaturan gudang default dan status aktif.

Tipe Lokasi

Sistem mendukung dua tipe lokasi penyimpanan yang berbeda.

Tipe Lokasi
TipeKeteranganContoh
Gudang (Warehouse)Lokasi penyimpanan utama, biasanya untuk stok bulk atau bahan baku. Menerima barang dari Purchasing.Gudang Pusat, Gudang Produksi
Toko (Store)Lokasi penjualan langsung ke pelanggan. Terhubung dengan kasir POS untuk transaksi retail.Toko Cabang A, Toko Online

Field Gudang

Field Gudang
FieldTipeKeterangan
NamaTeksNama gudang atau toko
KodeTeks (unik)Kode singkat untuk identifikasi (GDG-01, TK-A)
TipePilihanWarehouse (Gudang) atau Store (Toko)
AlamatTeksAlamat lengkap lokasi
Is DefaultBooleanGudang default untuk penerimaan barang jika tidak ditentukan
Is ActiveBooleanStatus aktif gudang. Gudang nonaktif tidak bisa menerima transaksi baru

Daftar Gudang

Daftar Gudang
KodeNamaTipeDefaultStatus
GDG-01Gudang PusatGudangYaAktif
TK-AToko Cabang ATokoTidakAktif
TK-BToko Cabang BTokoTidakAktif
GDG-02Gudang LamaGudangTidakNonaktif

Cara Menambah Gudang

Buka Halaman Gudang

Navigasi ke Inventory → Gudang lalu klik Tambah Gudang.

Isi Data Gudang

Lengkapi nama, kode, tipe (gudang/toko), dan alamat lokasi.

Atur Default dan Status

Centang Is Default jika ini gudang utama penerimaan. Pastikan Is Active tercentang.

Simpan

Klik Simpan. Gudang siap digunakan untuk transaksi.

Perhatian: Hanya boleh ada satu gudang default. Gudang yang dinonaktifkan tidak bisa menerima transaksi baru, tetapi data historis tetap tersimpan.
Tips: Untuk toko yang terhubung dengan POS, pastikan tipe diatur sebagai "Store" agar kasir dapat melakukan transaksi dan mengurangi stok secara otomatis.